• 0511-3354527
  • 0511-3364615
  • This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.
  • Senin s/d Jumat 08.00A.M - 16.30 P.M

WISUDA PURNABAKTI KETUA PENGADILAN TINGGI BANJARMASIN BPK. YOHANNES ETHER BINTI, SH., M.HUM. SECARA VIRTUAL

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive
 

PT-Banjarmasin : Rabu, 02 Desember 2020, setelah selesai melakukan wisuda purnabakti Ketua Pengadilan Tinggi Agama Makassar, Ketua Mahkamah Agung Dr. M. Syarifuddin, SH., MH kemudian memimpin wisuda purnabakti Ketua Pengadilan Tinggi Banjarmasin Yohannes Ether Binti, S.H.,M.Hum secara virtual,  bertempat diruang Kusumaatmaja, lantai 14, gedung Mahkamah Agung Republik Indonesia dan di Ruang Sidang Utama Pengadilan Tinggi Banjarmasin.

WISUDA PURNABAKTI KETUA PENGADILAN TINGGI BANJARMASIN SECARA VIRTUAL

Dalam sambutannya, KMA menyatakan Seremoni hari ini merupakan momentum bersejarah bagi Bapak Yohannes Ether Binti, S.H., M.Hum yang akan mengakhiri masa tugas pengabdiannya untuk bangsa dan negara. Setelah meniti karir selama 38 tahun di lembaga peradilan, hari ini sampailah beliau di puncak keparipurnaan dalam mengemban amanah sebagai Hakim. Saya dan segenap pimpinan Mahkamah Agung mengucapkan penghargaan yang setinggi-tingginya atas dedikasi dan loyalitas yang telah Bapak berikan untuk lembaga yang kita cintai ini, terutama selama menjalankan tugas-tugas sebagai Ketua Pengadilan Tingkat Banding yang merupakan kawal depan Mahkamah Agung di daerah.

Dalam wisuda purnabakti kali ini, Yang Mulia Bapak Ketua Mahkamah Agung mengatakan peran seorang Ketua Pengadilan Tingkat Banding sangatlah strategis, terutama dalam pengawasan dan pembinaan Hakim dan Aparatur Peradilan di bawah Mahkamah Agung dalam wilayah tugasnya. Secara struktural maupun fungsional, Hakim Tinggi dengan jabatan Ketua Pengadilan Tingkat Banding merupakan karir tertinggi seorang Hakim pada tingkat judex facti, tidak semua Hakim Tinggi memiliki kesempatan untuk menduduki jabatan tersebut, tentunya hanya Hakim Tinggi yang dipandang mampu serta memiliki pengalaman dalam memimpin lembaga peradilan yang pada akhirnya bisa dipercaya mengemban amanah ini. Capaian tertinggi inilah yang telah diraih oleh Bapak Yohannes Ether Binti, S.H., M.Hum. Bahkan tidak hanya satu kali Beliau dipercaya menakhodai lembaga Pengadilan Tingkat Banding, setidaknya sudah 3 Pengadilan Tingkat Banding yang pernah beliau pimpin selama satu dasawarsa terakhir, yaitu Pengadilan Tinggi  Pekanbaru, Pengadilan Tinggi Palangkaraya, dan terakhir Pengadilan Tinggi Banjarmasin sebagai muara kepemimpinan beliau di akhir masa jabatan.

“Ada yang menarik dari perjalanan karir yang ditempuh oleh Bapak Yohannes Ether Binti, S.H., M.Hum., di mana beliau memulai karir sebagai Calon Hakim di kota Banjarmasin, dan kemudian mengakhiri masa tugas sebagai Ketua Pengadilan Tinggi juga di kota Banjarmasin. Seakan, kota yang terkenal dengan sebutan ‘Kota Seribu Sungai’ ini menjadi dermaga awal perjalanan, hingga kemudian menjadi pelabuhan akhir pengabdian Beliau. Secara metaforis, sungai adalah tempat di mana kita bisa belajar banyak hal tentang falsafah kehidupan. Layaknya sungai yang tak pernah lelah mengalirkan air bagi kehidupan manusia, demikian juga hendaknya sosok seorang hakim: tak pernah lelah mengalirkan jasa dan kebaikan tanpa pamrih kepada masyarakat, bangsa dan negara, yaitu melalui keadilan yang lahir dari putusan-putusan yang telah dijatuhkannya. Hal ini selaras pula dengan salah satu unsur utama pada logo korps hakim, yaitu “Tirta” atau ‘air’ yang melambangkan sifat hakim yang bersih dan penuh kejujuran, berbuat tanpa pamrih, serta tabah dalam menghadapi segala situasi”, ucap KMA dalam pidato wisuda purnabakti KPT Banjarmasin.

Diakhir sambutan KMA mengutarakan bahwa tugas mulia Bapak sebagai Hakim untuk memeriksa dan memutus perkara memang berakhir. Demikian pula tugas sebagai seorang pimpinan Pengadilan Tingkat Banding juga telah berakhir. Seperti pepatah latin, Non Omnia Possumus Omnes, memang tidak semuanya bisa kita lakukan, biarlah tugas itu menjadi tantangan bagi generasi penerus. Saat ini, Bapak Yohannes Ether Binti sudah dihadapkan pada tanggung jawab terhadap keluarga, masyarakat maupun Negara yang tidak akan pernah habis hingga akhir hayat. Oleh karena itu sebagai anggota korps Hakim dan warga Peradilan saya harap agar Bapak tetap menjalin komunikasi dengan insan jajaran peradilan dan Mahkamah Agung.

Wisuda purnabakti ini juga dihadiri oleh Wakil Ketua Mahkamah Agung Bidang Non Yudisial, Ketua Kamar Pidana, Plt Sekretaris, Dirjen Badan Peradilan Umum, Ketua Umum Dharmayukti Karini, para Ketua Pengadilan Tinggi, Serta Ketua Pengadilan Negeri se wilayah Banjarmasin secara virtual.

(repost from www.mahkamahagung.go.id)